2017 Wrap Up – Most Favorite Books

nuphieeeee
instagram.com/nuphieeeee

Hello guys! Long time no see 🙂 Apa kabar?

Tahun 2017 merupakan titik awalku melakukan sesuatu hal baru yang akhirnya selain menjadi hobi kini menjadi passionku. Awal tahun 2017, sekitar bulan Februari aku memutuskan untuk mencoba masuk ke dalam komunitas Bookstagram, yaitu komunitas pecinta buku yang menyalurkan pengalaman membaca maupun review buku lewat instagram. Selain foto-foto buku yang cantik, di sana aku juga mendapat banyak teman baru, juga berkenalan atau mengobrol dengan penulis. Bahkan ada kalanya aku diberi kesempatan untuk review buku dari penulis atau publishernya.

So, akhirnya aku memutuskan untuk membagikan 2017 wrap-up di postingan kali ini. As you know, identitas asliku disini adalah bookstagrammer yang mencoba mengisi waktu luangnya sebagai  book blogger. Jadi disini aku akan berbagi hal-hal menyenangkan (?) no, I mean buku apa saja yang sudah kubaca dan berapa banyak buku yang sudah kubaca.

Tahun lalu (wich is 2017) aku berhasil menyelesaikan 51 buku (tidak termasuk komik) dari 65 buku ( targetku tahun 2017 ). Ya, memang masih dibawah target. Tapi aku cukup puas karena di tahun sebelumnya bahkan aku tidak sampai 20 buku.

BUKU FAVORIT TAHUN 2017

  • A Court Of Thorns And Roses series
IMG_20171022_185442_013
instagram.com/nuphieeeee

Yep! Sarah J. Maas trash over here! Awalnya penasaran sekali dengan seri ini karena sering bertebaran di timeline. Dan aku beruntung, aku memenangkan sebuah giveaway dari salah satu temanku di Amerika yang akhirnya kubelikan buku 1 dan 2 seri ini (cover merah dan biru). Selang sebulan buku ketiganya rilis (cover hijau), dan aku cukup beruntung lagi, ada yang jual dengan harga sangat miring di salah satu situs online.

ACOTAR memiliki genre New Adult Fantasy tapi tidak tahu kenapa buku-buku ini malah masuk ke section children books 😀 hahaha. Menceritakan tentang gadis pemberani bernama Feyre Archeron dan Rhysand (Kyaaa!!! My book-boyfriend!!). Sungguh aku suka sekali cerita ini, sayangnya aku belum berani melanjutkan untuk membaca buku ketiganya (karena terlanjur terkena spoiler). Highly recommend this series 🙂 not for child tho 😀

  • To All The Boys I’ve Loved Before
IMG_20170417_164424_533
instagram.com/nuphieeeee

Novel kontemporer karya Jenny Han ini sudah ada terjemahannya, loh! In case kalian ingin baca versi terjemahan. Cerita ini seri tidak hanya 1 buku, masih ada 2 buku lainnya yaitu P.S. I Still Love You dan Always and Forever Lara Jean. Yap! Sesuai judul buku ke-3, nama tokoh utamanya adalah… Lara Jean, si gadis blasteran Korea-Amerika yang selalu menulis surat kepada setiap cowok yang ia sukai.  Alih-alih mengirimkan suratnya, Lara Jean malah menyimpannya di kotak rahasianya. Oh iya! Seri ini akan ada live actionnya loh! Tunggu tanggal tayangnya ya!

  • Illuminae
IMG_20170903_072240_675
instagram.com/nuphieeeee

Ingin sensasi membaca yang berbeda? Illuminae jawabannya! Mengusung genre Sci-Fi atau Science Fiction, Illuminae jelas memiliki konsep berbeda dalam format penulisannya. Mungkin awalnya kita akan pusing karena belum terbiasa dengan format text maupun paragrafnya. Namun percayalah.. lama kelamaan waktu akan terasa cepat saat membaca buku ini,. Siap-siap bertahan dengan jumlah halaman 600++ 😀

FYI, Illuminae juga sudah ada versi terjemahannya, guys 🙂

  • Red Queen
IMG_20170926_201457_709
instagram.com/nuphieeeee

This series isn’t really my favorite tho (lie!). No. Memang sebenarnya seri ini tidak terlalu wow seperti buku-bulu sebelumnya, tapi aku terobsesi dengan salah satu karakter dalam seri tersebut. Siapa dia?

Drum roll please…

Maven Calore! Which is actually the villain one 😀 *evil laugh* Tapi menurutku Maven tidak jahat, hanya saja dia begitu terobsesi akan tahta(?) dan terlalu patuh terhadap ibunya yang notabene jahat sekali.

4 buku/seri di atas merupakan buku-buku bacaan favoritku di tahun 2017. Jadi, kalian mau baca yang mana? 😀 Awalnya aku juga ingin mencantumkan buku yang tidak kusuka di tahun 2017 akan tetapi sepertiya akan memakan waktu lama untuk post so.. tunda ke postingan berikutnya ya. Mungkin akan kubagikan besok 🙂

See you when I see you, guys..

May the odds be ever in your favor ❤

 

[Book Review] Resist Your Charms

102562_f
source : google.com

Judul : Resist Your Charms

Author : Ega Dyp

Penerbit : Bentang Pustaka

Jumlah halaman : 336

Cetakan pertama, September 2017

Sinopsis

Baru kali ini Kinar menemui cowok yang super-nyebelin seperti Romeo. Dia arogan, pemarah, tukang ngatur, dan suka seenaknya sendiri. Bagi Kinar, nggak ada yang menarik dari cowok itu, kecuali tampang ganteng. Poin itu bahkan nggak berpengaruh lagi bagi Kinar karena kelakuan minus cowok itu.

Sialnya, adik perempuan Kinar yang baru masuk SMA Pelita malah jatuh hati sejatuh-jatuhnya kepada Romeo. Mau tak mau, Kinar harus turun tangan. Ia nggak mau adiknya sampai terluka perasaan.

Apesnya lagi, gara-gara mengambil tindakan bodoh agar dapat menjamin kebahagiaan adik tersayangnya, Kinar malah menjerumuskan diri ke dalam masalah baru. Percayalah, nggak ada hal yang lebih buruk daripada terpaksa berada dalam ikatan perjanjian dengan orang nomor satu yang paling kamu benci.

Hallo folks! 🙂 Ketemu lagi denganku a.k.a Novi si blogger yang jadwal post blognya acak-acakan 😀 So sekitar sebulan yang lalu aku diberi kesempatan untuk menjadi host event Obrolin Buku di akun Instagramku. Karena disana aku hanya membahas sepenggal-sepenggal dalam waktu 5 hari, kini aku membahas full reviewnya di sini. Say hip hip horray!! Jadi seperti apa sih novel ini? Kita bahas sekarang, yuk!

Pertama, alur cerita. Seperti sinopsis di atas, Resist Your Charms merupakan cerita kontemporer. Romansa anak SMA yang diceritakan dengan sudut pandang orang kesatu, yaitu Kinara.  Berawal dari Kania, adik Kinara yang memuja-muja musuh Kinara sebagai cowok sempurna yang diidam-idamkannya. Sebagai kakak, Kinara merasa punya kewajiban untuk mewujudkan keinginan adik satu-satunya itu, dengan harapan ia bisa membahagiakan adiknya. Mindset Kinara tersebut memaksanya untuk mengesampingkan egonya dan meminta bantuan pada Romeo, musuh bebuyutannya. Tentu saja Romeo tidak langsung mengiyakan permintaan Kinara. Dia (Romeo) memberi syarat agar Kinara mau menjadi asisten pribadi Romeo selama ia dekat dengan Kania. Meski merasa tidak rela menjadi asisten pribadi Romeo, Kinara tetap menyetujui persyaratan itu tanpa mengetahui bahwa perjanjian konyol ini akan menjadi bumerang baginya di kemudian hari. Overall ceritanya ringan dan mudah dinikmati. Tipikal cerita Wattpadlit. Oh iya, untuk kamu yang belum tahu. Novel ini merupakan cerita dari Wattpad dan dicetak dalam bentuk buku fisik oleh penerbit. Tentu saja setelah melalui beberapa proses seperti editing, dsb.

Dari segi karakter, novel Resist Your Charms ini menggambarkan tokohnya dengan baik dan realistis. Tidak berlebihan seperti wattpadlit kebanyakan. Tokoh Kinara, Romeo, dan Kania digambarkan persis sesuai bagaimana kehidupan anak remaja yang semestinya. To be honest, aku suka dengan aspek yang satu ini. Ya mengingat fenomena wattpadlit yang merajalela dengan konten yang terkadang tidak sesuai dengan target pembaca.

Untuk setting, overall bagus. Aku bisa merasakan feelingnya. Meski ceritanya ringan dan hanya berputar dari sekolah – rumah Kinara/Romeo – dan sesekali tempat lain, Resist Your Charms ini cukup membolak-balikkan perasaanku saat membacanya. Mulai dari tertawa saat ada bagian yang lucu, lalu senyum-senyum sendiri saat ada gombalan receh yang dilontarkan Romeo, hingga kesal sampai ingin melempar bukunya saat aku menjumpai bagian yang menjengkelkan. Perpaduan yang bagus untuk sebuah bacaan ringan penghilang stress.

Nah dari penjelasan di atas, aku bisa menarik kesimpulan akan kelebihan dan kekurangan dari novel Resist Your Charms ni.

Kelebihan :

  • Plotnya menarik.
  • Alur ceritanya pas, tidak terlalu cepat dan tidak terlalu lambat.
  • Character buildingnya terasa & tidak berlebihan.
  • Plot twist yang tidak disangka-sangka.

Kekurangan :

  • Ada beberapa pemborosan kalimat, seperti beberapa kalimat yang bisa disingkat menjadi satu kalimat saja, atau kalimat yang secara tak sadar berulang-ulang sehingga memberi kesan menyebalkan (setidaknya bagiku).

Nah guys, bagaimana? Ceritanya menarik, kan? Yuk beli bukunya di toko buku favoritmu. Hindari membeli yang bajakan ya guys. Hargai karya orang lain 🙂 Cukup sekian untuk ulasan hari ini. See you on my next review, folks! 

May the odd be ever on your favor 🙂

[Movie Review] Spider-Man : Homecoming

spider_man_homecoming-336093112-large
Source : http://www.google.com

Judul : Spider-Man : Homecoming

Genre : Sci-fi, Action

Produser : Kevin Feige, Amy Pascal

Sutradara : Jon Watts

Rumah Produksi : Marvel Studios, Colombia Pictures, Pascal Pictures

Tanggal Rilis : 7 Juli 2017

Durasi : 133 menit

Bahasa : Inggris

This review is spoiler free 🙂

Sinopsis :

Spider-Man : Homecoming menceritakan tentang anak laki-laki berusia 15 tahun bernama Peter Parker yang mencoba untuk menyeimbangkan masa SMA-nya dengan Continue reading “[Movie Review] Spider-Man : Homecoming”

Book Review : Garis Waktu

img_20170207_175339_356
instagram.com/nuphieeeee

Penulis : Fiersa Besari
Editor : Juliagar R. N.
Penerbit : Mediakita
Cetakan : keempat, 2016
Jumlah halaman : 216 hlm
ISBN : 978-979-794-525-1

Pada sebuah garis waktu yang merangkak maju, akan ada saatnya kau bertemu dengan satu orang yang mengubah hidupmu untuk selamanya. Kemudian, satu orang tersebut akan menjadi bagian terbesar dalam agendamu. Dan hatimu takkan memberikan pilihan apa pun kecuali jatuh cinta, biarpun logika terus bekata bahwa risiko dari jatuh cinta adalah terjerembab di dasar nestapa. (hal. 4)

Buku ini mencetitakan tentang perjalanan si penulis dari masa perkenalan hingga masa-masa ia melupakan. Sebenarnya aku pernah mereview buku ini di instagram, hanya saja aku rasa kurang jika tidak dibahas di blog ini. Dan akhirnya review Garis Waktu menjadi posting pertama disini. Continue reading “Book Review : Garis Waktu”